Kita harus pergi — apakah itu ke tetangga sebelah ataupun ke negara lain — dan menjadikan mereka murid Tuhan. Itu bukan suatu pilihan, melainkan perintah kepada kita semua yang memanggil Yesus sebagai “Tuhan”. Kita tidak semuanya penginjil dalam arti formal, tetapi kita telah menerima berbagai talenta yang dapat digunakan untuk memenuhi Amanat Agung. Apabila kita taat, kit akan mendapat penghiburan dalam pengetahuan bahwa Yesus selalu ada bersama kita.
Jangan sampai rasa takut mencegah kita untuk mematuhi perintah Allah untuk pergi.
Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan babtislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus. (Matius 28:19).